RADAR AKTIF / Thursday, 24 September 2026
Viral Tepi Radar
VIRALTEPIRADAR RADAR.01
Radar Jurnalisme Siber & Intelijen Tren Indonesia
RADAR KILAT
Radar Terkini: Uji Coba Lintas Jawa Kereta Cepat Tembus 380 km/jam • Viral Sensasi Kopi Dingin Rempah Salju Antrean 300 Meter di Blok M • Peluncuran Satelit Pantau Resolusi Tinggi Sukses Mengorbit • Jakarta Terpilih Jadi Markas Pusat Kolaborasi AI Terbesar Asia Tenggara
PEMBARUAN REAL-TIME
Kembali ke Radar Utama
Hangat ⏱️ 2 mnt baca ✓ Terverifikasi Meja Radar

Tak Terkait Kapal Jurnalis Hilang, Mayat di Mukomuko Bengkulu Korban Pembunuhan

Tak Terkait Kapal Jurnalis Hilang, Mayat di Mukomuko Bengkulu Korban Pembunuhan
Dokumentasi Liputan Khusus ViralTepiRadar

Polda Banten menyampaikan temuan mayat di Pantai Mukomuko, Bengkulu merupakan korban dugaan pembunuhan. Penemuan jenazah tersebut tidak terkait dengan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Menariknya, kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Bengkulu. Polres Mukomuko juga menyampaikan mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

Usut punya usut, “Untuk yang ada di Mukomuko, temuan jenazah mayat laki-laki, kami sudah langsung menghubungi Kapolres Mukomuko, Polda Bengkulu. Bahwa itu identitasnya ada, itu sepertinya anak umur belasan tahun, sudah diakui oleh keluarganya, dan itu adalah korban pembunuhan,” ucap Maruli, Kamis (24/9/2026).

Di tengah sorotan tersebut, karena itu, menurut Maruli, jenazah tersebut bukan jenazah tujuh orang rombongan kapal jurnalis yang masih hilang.

Berdasarkan penelusuran lebih jauh, “Datanya ada, keluarganya mengakui ada, itu korban pembunuhan. Sudah proses penyelidikan,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia pun menyampaikan Polda Banten akan menindaklanjuti setiap temuan yang diduga berkaitan dengan kasus hilangnya kapal jurnalis di Anak Krakatau.

Di satu sisi, “Jadi, apabila kita menemukan jenazah atau mayat di suatu tempat, gitu, yang jauh dari pemukiman, yang pertama kita lakukan adalah olah TKP. Yang kedua, kita akan mencari identitas korban. Itu dulu yang paling utama,” ucapnya.

Sementara itu, diketahui, dari delapan orang yang dinyatakan hilang di Gunung Anak Krakatau, satu orang telah ditemukan dan teridentifikasi, yaitu Surakman selaku ABK kapal. Tujuh korban lain dan kapal Arupadhatu 1 yang digunakan belum diketahui keberadaannya.

Faktanya, sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu mengevakuasi mayat yang ditemukan di pesisir pantai di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Mayat tersebut ditemukan tanpa identitas.

Menariknya, “Memang benar ada penemuan mayat tanpa identitas di pesisir pantai di Kabupaten Mukomuko dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mukomuko,” kata Kepala Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik dilansir Antara, Kamis (24/9/2026).

Usut punya usut, ia menyebut evakuasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat perihal penemuan mayat pada Kamis (24/9) pukul 08.20 WIB. Tim yang ikut terlibat dalam proses evakuasi yaitu tim rescue dari Pos SAR Mukomuko, TNI, kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah, dan masyarakat setempat.

Artikel asli dipublikasikan oleh Detikcom: Baca Sumber Asli

VTR Logo

Redaksi ViralTepiRadar

Menjunjung jurnalisme berimbang dan deteksi fakta independen untuk menghadirkan wawasan akurat bagi masyarakat di seluruh nusantara.

Notifikasi